السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ ...... Selamat datang di Sakinah Sehat Kreatif. Dukung kami dengan like fanspage, dan follow twiter kami agar kami dapat terus berbagi dan berkarya. Terima kasih dan Enjoy learning... ^_^

Thursday, 25 December 2014

Proposal TAK Sosialisasi (Sesi IV)

PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI
RUANG JIWA RUMAH SAKIT.......

Kamis, 20 November 2014

Topik               :   Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi
Therapist          :   Mahasiswa Keperawatan ...........

A. Pengertian
Kelompok adalah kumpulan individu yang mempunyai hubungan antara satu dengan yang lainnya, saling ketergantungan serta mempunyai norma yang sama (Stuart & Sudden, 1991). Anggota kelompok mungkin datang dari berbagai latar belakang yang harus ditangani sesuai dengan keadaannya, seperti agresif, takut, kebencian, kompetitif, kesamaan, ketidaksamaan, kesukaan, dan menarik. Sedangkan kelompok terapeutik memberi kesempatan untuk saling bertukar (sharing) tujuan, umpamanya membantu individu yang berperilaku destruktif dalam berhubungan dengan orang lain, mengidentifikasi, dan memberikan alternatif untuk membantu mengubah perilaku destruktif menjadi konstruktif (Yalom, 1995).
Terapi kelompok merupakan suatu psikoterapi yang dilakukan sekelompok klien bersama-sama dengan jalan berdikusi satu sama lain yang dipimpin atau diarahkan oleh seorang terapis (Yoseph, 2009). Sosialisasi adalah memfasilitasi psikoterapis untuk memantau dan meningkatkan hubungan interpersonal, memberi tanggapan teerhadap orang lain, mengekpresikan ide dan tukar persepsi dan menerima stimulus eksternal yang berasal dari lingkungan. Sosialisasi adalah kemampuan untuk berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain (Stuart, 2007). Terapi aktivitas kelompok sosialisasi adalah upaya memfasilitasi kemampuan sosialisasi sejumlah klien dengan masalah hubungan sosial.

B. Tujuan TAK Sosialisasi
  1. Tujuan Umum
Klien dapat meningkatkan hubungan sosial dalam kelompok secara bertahap dengan menyampaikan topik yang dibicarakan
  1. Tujuan Khusus
  1. Klien mampu memperkenalkan diri
  2. Klien mampu berkenalan dengan anggota kelompok
  3. Klien mampu bercakap-cakap dengan anggota kelompok
  4. Klien mampu menyampaikan dan membicarakan topik percakapan
  5. Klien mampu menyampaikan dan membicarakan masalah pribadi pada orang lain
  6. Klien mampu bekerja sama dalam permainan sosialisasi kelompok
  7. Klien mampu menyampaikan pendapat tentang manfaatt kegiatan tentang TAK sosialisasi yang telah dilakukan
C. Indikasi TAK Sosialisasi
Indikasi TAK Sosialisasi adalah
  1. Klien yang sulit mengungkapkan perasaannya melalui komunikasi verbal
  2. Klien dengan gangguan harga diri rendah yang telah dapat berinteraksi dengan orang lain
  3. Klien dengan kondisi fisik yang sedang dalam keadaan sehat
D. Pelaksanaan TAK Sosialisasi
Aktivitas TAK sosialisasi dilakukan dalam tujuh sesi berupa meyebutkan jati diri, mengenali jati diri, bercakap-cakap dengan anggota kelompok, menyampaikan dan membicarakan topik percakapan, menyampaikan dan membicarakan masalah pribadi dengan orang lain, bekerja sama dalam permainan sosialisasi kelompok, dan menyampaikan pendapat tentang manfaat kegiatan TAK sosialisasi yang telah dilakukan.

E. Kriteria Evaluasi
  1. Evaluasi Struktur
  1. Klien hadir di tempat penyuluhan
  2. Penyelenggaraan dilakukan di selasar jiwa sejahtera
  3. Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelum dan saat penyeluhan
  1. Evaluasi Proses
  1. Leader menjelaskan aturan main dengan jelas
  2. Klien antusias terhadap TAK
  3. Klien konsentrasi terhadap TAK
  4. Klien mengikuti kegiatan sampai selesai
  1. Evaluasi Hasil
  1. Klien mampu memperkenalkan diri
  2. Klien mampu berkenalan dengan anggota kelompok
  3. Klien mampu bercakap-cakap dengan anggota kelompok
  4. Klien mampu menyampaikan dan membicarakan topik percakapan
  5. Klien mampu menyampaikan dan membicarakan masalah pribadi pada orang lain
  6. Klien mampu bekerja sama dalam permainan sosialisasi kelompok
  7. Klien mampu menyampaikan pendapat tentang manfaat kegiatan tentang TAK sosialisasi yang telah dilakukan
F. Pengorganisasisan TAK Sosialisasi (Sesi IV)
  1. Terapis
Peran dan fungsi:
  1. Leader (pemimpin): Ners....
  1. Menyusun rencana aktivitas kelompok
  2. Mengarahkan kelompok sesuai tujuan
  3. Memimpin jalannya aktivitas kelompok dengan tertib
  4. Memotivasi anggota untuk aktif selama kegiatan aktivitas kelompok
  5. Menetralisir masalah yang mungkin timbul pada saat pelaksanaan
  1. Co-Leader (pembantu pemimpin): Ners....
  1. Membantu leader mengorganisasikan kelompok
  2. Menyampaikan informasi dari fasilitator ke leader atau sebaliknya
  3. Mengingatkan leader jika kegiatan menyimpang
  1. Observer: Ners....
  1. Mengobservasi respon klien
  2. Mencatat perilaku klien selama dinamika kelompok
  3. Mencatat semua proses yang terjadi dan melaporkannya
  1. Fasilitator: Ners....
  1. Memfasilitasi media selama terapi aktivitas kelompok
  2. Mengatur jalannya aktivitas kelompok
  3. Membantu kelompok berperan aktif
  4. Berperan sebagai role model bagi klien selama terapi aktivitas kelompok
  1. Seleksi pasien
  2. Nama pasien yang ikut
  3. Waktu
Hari/tanggal                : Kamis, 20 November 2014
Waktu                        : 08.30 – 09.15 WIB
Alokasi waktu            :
  1. Perkenalan dan pengarahan (5 menit)
  2. Permainan (25 menit)
  3. Ekspresi perasaan (10 menit)
  4. Penutup (5 menit)
  1. Tempat
Selasar ruang jiwa Rumah Sakit....
Setting tempat:
  1. Klien dan terapis duduk bersama membentuk suatu lingkaran
  2. Ruangan nyaman dan tenang
  3. Fasilitator berada di antara klien yang bermain
  1. Alat-alat
  1. Laptop
  2. Speaker
  3. Musik/lagu
  4. Bola
  5. Gelas
  6. Buku catatan dan bolpen
  7. Jadwal kegiatan klien
G. Proses TAK Sosialisasi (Sesi IV)
  1. Persiapan
  1. Memilih klien sesuai dengan indikasi
  2. Membuat kontrak dengan klien
  3. Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan
  1. Orientasi
Pada tahap ini terapis melakukan:
  1. Memberi salam terapeutik
  2. Evaluasi/validasi: menanyakan perasaan klien saat ini
  3. Kontrak:
  1. Menjelaskan tujuan kegiatan: memperkenalkan diri
  2. Menjelaskan aturan main/terapi:
  1. Jika ada klien meninggalkan kelompok harus minta izin kepada terapis
  2. Lama kegiatan 45 menit
  3. Setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
  1. Tahap Kerja
  1. Terapis menentukan tema “Kebiasaan yang dilakukan di hari Minggu” sebelum terapi dilaksanakan
  2. Terapis mengedarkan bola dan dioper dari satu gelas ke gelas yang lain sambil musik diputarkan
  3. Sebelum klien memulai permainan, diharapkan fasilitator dapat memberikan contoh terlebih dahulu
  4. Bola akan berhenti saat musik berhenti dan kemudian terapis memberikan kertas kepada klien agar klien menuliskan nama panggilan dan warna kesukaan
  5. Kemudian kertas ditempelkan di dada klien
  6. Hidupkan musik kembali dan edarkan bola berlawanan dengan arah jarum jam
  7. Pada saat musik dimatikan, anggota kelompok yang memegang bola mendapat giliran untuk menceritakan kebiasaan yang dilakukan klien di hari Minggu dan mengambil kertas kocokan yang berisi nama leader atau fasilitator
  8. Klien dianjurkan untuk menyampaikan dan membicarakan topik percakapan yang sudah dijelaskan terapis di awal
  9. Kemudian leader atau fasilitator yang namanya keluar dari kocokan memberikan feedback dengan nilai positif dan negatif dari percakapan klien yang sudah dijelaskan
  10. Ulangi f, g, h, i, j sampai semua anggota kelompok mendapat giliran
  11. Beri pujian untuk tiap keberhasilan anggota kelompok dengan memberi tepuk tangan
  1. Tahap Akhir
  1. Evaluasi
  1. Menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK
  2. Memberi pujian atas keberhasilan kelompok
  1. Rencana Tindak Lanjut
  1. Menganjurkan tiap anggota kelompok melatih memperkenalkan diri pada orang lain di kehidupan sehari-hari
  2. Memasukkan kegiatan memperkenalkan diri pada jadwal kegiatan harian jadwal kegiatan harian klien
  1. Kontrak yang akan Datang
  1. Menyepakati kegiatan berikut, yaitu berkenalan dengan anggota kelompok
  2. Menyepakati waktu dan tempat
H. Antisipasi Masalah
  1. Penanganan pasien yang tidak aktif saat aktivitas kelompok
  1. Memanggil klien
  2. Memberi kesempatan pasien tersebut untuk menjawab sapaan perawat atau pasien lain
  3. Memotivasi klien untuk berperan aktif dalam aktivitas kelompok
  1. Bila pasien meninggalkan permainan
  1. Panggil nama klien
  2. Tanya alasan klien meninggalkan permainan
  3. Beri penjelasan tujuan dari permainan agar pasien ingin mengikuti dan menunda keperluannya apabila tidak terlalu penting
  1. Bila ada pasien lain yang ikut
Apabila klien memaksa ikut maka klien baru yang ingin ikut hanya diperkenankan ikut melihat namun tidak ikut andil dalam permainan



EVALUASI DAN DOKUMENTASI

Sesi IV: TAK Sosialisasi
NO
NAMA
MAMPU MENYEBUTKAN
NAMA
WARNA
BUAH
1




2




3




4




5




6




7




8




9




10




11




12





Petunjuk:
  1. Tulis nama panggilan klien yang ikut TAK pada kolom nama
  2. Beri tanda (√) apabila klien mampu menjawab dan tanda (x) apabila klien tidak mampu menjawab



DAFTAR PUSTAKA

Keliat, Anna B. 2009. Model Praktik Keperawatan Profesional Jiwa. Jakarta: EGC.

Purwaningsih, W., Karlina, I. 2009. Asuhan Keperawatan Jiwa Dilengkapi Terapi Modalitas dan Standar Operating Prosedur (SOP). Yogyakarta: Nuha Medika Press.

Stuart & Sundeen. 1995. Buku Saku Keperawatan Jiwa Ed. 3. Jakarta: EGC
Yusuf, AH., Fitriyasari, R., Nihayati, H. E. 2014. Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: Salemba Medika






0 comments:

Post a Comment

Mari kita budayakan berkomentar yang baik dan santun ya sobat.